Dari Arafah ke Muzdalifah Lanjut Mina, Ini Kata Kemenhaj

oleh -49 Dilihat
FASE ARMUZNA: Para jamaah haji berada di area Jamarat. (Foto: Kemenhaj)
banner 468x60

hajidanumrah.id-Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Maria Assegaff menyampaikan, seluruh rangkaian pergerakan jamaah haji Indonesia dari Arafah menuju Muzdalifah dan dilanjutkan ke Mina berjalan sesuai rencana operasional. ’’Pergerakan terakhir jamaah dari Arafah menuju Muzdalifah berlangsung pada pukul 02.40 Waktu Arab Saudi, sementara proses pergerakan dari Muzdalifah menuju Mina selesai pada pukul 07.00 Waktu Arab Saudi dan area Muzdalifah telah dinyatakan steril,” ujar Maria di Jakarta, Rabu (27/5/2026).

Khutbah Wukuf di Arafah, Ingatkan Jamaah soal Kesetaraan Manusia

banner 336x280

Maria menjelaskan, saat ini fokus pelayanan diarahkan pada pendampingan jamaah selama berada di Mina.’’Sebanyak 751 petugas haji disiagakan di Mina dan ditempatkan di tenda-tenda jamaah serta sejumlah pos layanan sepanjang jalur menuju Jamarat. Selain itu, Kemenhaj juga menyiapkan petugas yang berjaga di Masjidilharam,’’ imbuhnya, dilansir laman resmi Kemenhaj.

Kemenhaj, lanjutnya, juga mengimbau seluruh jamaah tetap mematuhi jadwal lontar jumrah yang telah ditentukan dan tidak memaksakan diri, terutama pada siang hari ketika suhu di Mina mencapai 41 derajat celcius. ’’Kami mengimbau jamaah Indonesia untuk tidak melaksanakan lontar jumrah pada pukul 10 pagi hingga 2 siang Waktu Arab Saudi guna menghindari cuaca panas dan kepadatan. Jamaah diharapkan tetap berada di dalam tenda dan mengikuti arahan petugas,” jelasnya.

Doa saat Tiba di Mina

Dia juga meminta jamaah memanfaatkan jalur dua atau jalur atas yang telah disiapkan sebagai jalur resmi pergerakan jamaah Indonesia menuju Jamarat guna mendukung kelancaran arus dan mengurangi potensi kepadatan.

Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah Moch Irfan Yusuf mengatakan, wukuf di Arafah menjadi momentum spiritual sekaligus tonggak baru pelayanan haji Indonesia yang lebih fokus, inklusif, dan berkeadaban. Hal itu disampaikan dalam sambutan wukuf di Arafah, Makkah, pada 9 Dzulhijjah 1447 H bertepatan 26 Mei 2026 M.’’Pelayanan haji tahun ini harus menjadi bukti bahwa negara hadir lebih fokus, lebih terarah, dan lebih dekat kepada jamaah,” katanya.

Doa Melontar Jamrah

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.