Berikut doa yang dibaca di atas Bukit Safa ketika menghadap Kakbah:
اَللّهُ أَكْبَرُ اَللّهُ أَكْبَرُ اَللّهُ أَكْبَرُ وَلِلّهِ الْحَمْدُ. اَللّهُ أَكْبَرُ عَلى مَا هَدَانَا وَالْحَمْدُ لِلّهِ عَلى مَا أَوْلَانَا. لَاإِلهَ إِلَّااللّهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ.لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ. لَاإِلهَ إِلَّااللّهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ. أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَ حْزَابُ وَحْدَهُ لَاإِلهَ إِلَّااللّهُ وَلَا نَعْبُدُ إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ
Doa saat Hendak Mendaki Bukit Safa sebelum Mulai Sai
Artinya: ’’Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah, Allah Maha Besar, atas petunjuk yang diberikan-Nya kepada kami, segala puji bagi Allah atas karunia yang telah dianugerahkan-Nya kepada kami, tidak ada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tidak ada sekutu baginya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian. Dialah yang menghidupkan dan mematikan, pada kuasa-Nyalah segala kebaikan dan Dia berkuasa atas segala sesuatu. Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, yang telah menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan menghancurkan sendiri musuh-musuh-Nya. Tidak ada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya dengan memurnikan (ikhlas) kepatuhan semata kepada-Nya walaupun orang-orang kafir membenci.’’
*Dikutip dari Buku Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Jakarta, 1437 H/2016










