Setiap melontar satu jamrah tujuh kali lontaran kerikil dan dianjurkan berdoa:
بِسْمِ اللّهِ اَللّهُ أَكْبَرُ رَجْمًا لِلشَّيَاطِيْنِ وَرِضًا لِلرَّحْمنِ. اَللّهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَسَعْيًا مَشْكُوْرًا
Artinya: ’’Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, kutukan bagi segala setan dan rida bagi Allah yang Maha Pengasih. Ya Allah Tuhanku, jadikanlah ibadah hajiku ini haji yang mabrur dan sai yang diterima.’’
*Dikutip dari Buku Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Jakarta, 1437 H/2016










