Doa sesudah Shalat Sunah di Belakang Maqam Ibrahim

oleh -90 Dilihat
JEJAK: Tampak Maqam Ibrahim yang tak jauh dari Kakbah. (Foto: Dok Mutho)
banner 468x60

Shalat Sunah Tawaf dilakukan di belakang Maqam Ibrahim. Jika tidak memungkinkan, maka dilakukan di mana saja asal di dalam Masjidilharam. Pada saat shalat tersebut, setelah membaca Surat Al Fatihah pada rakaat pertama, sebaiknya membaca Surat Al Kafirun. Dan pada rakaat kedua, setelah membaca Surat Al Fatihah, sebaiknya membaca Surat Al Ikhlas. Sesudah shalat dianjurkan membaca doa:

اَللّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ سِرِّيْ وَعَلَانِيَتِيْ فَاقْبَلْ مَعْذِرَتِيْ وَتَعْلَمُ حَاجَتِي فَاعْطِنِيْ سُؤْلِيْ وَتَعْلَمُ مَا فِيْ نَفْسِيْ فَاغْفِرْليْ ذُنُوْبِيْ. اَللّهُمَّ إِنِّيْ أسْئَلُكَ إِيْمَانًا دَائِمًا يُبَاشِرُ قَلْبِيْ وَيَقيْنًا صَادِقًا حَتّى أَعْلَمَ أَنَّهُ لَا يُصِيْبُنِيْ إِلَّا مَاكَتَبْتَ لِيْ رِضًا مِنْكَ بِمَا قَسَمْتَ لِيْ أَنْتَ وَلِيِّيْ فِى الدُّنْيَا وَالْأخِرَةِ تَوَفَّنِيْ مُسْلِمًا وَأَلْحِقْنِيْ بِالصَّالِحِيْنَ. اَللّهُمَّ لَا تَدَعْ لَنَا فِيْ مَقَامِنَا هذَا ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ وَلَاحَاجَةً إِلَّا قَضَيْتَهَا وَيَسَّرْتَهَا فَيَسِّرْ أُمُوْرَنَا واشْرَحْ صُدُوْرَنَا وَنَوِّرْ قُلُوْبَنَا وَاخْتِمْ بِالصَّالِحَاتِ أعْمَالَنَا. اَللّهُمَّ تَوَفَّنَا مُسْلِمِيْنَ وَاَحْيِنَا مُسْلِميْنَ وَأَلْحِقْنَا بِالصَّالِحِيْنَ غَيْرَ خَزَايَا وَلَامَفْتُوْنِيْنَ

banner 336x280

Artinya: ’’Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui rahasiaku yang tersembunyi dan amal perbuatanku yang nyata, maka terimalah ratapanku. Engkau Maha Mengetahui keperluanku, kabulkanlah permohonanku. Engkau Maha Mengetahui apa pun yang terkandung dalam hatiku, maka ampunilah dosaku. Ya Allah, aku ini mohon pada-Mu iman yang tetap yang melekat terus di hati, keyakinan yang sungguh-sungguh sehingga aku dapat mengetahui bahwa tiada suatu yang menimpa daku selain dari yang Engkau tetapkan bagiku.

Jadikanlah aku rela terhadap apa pun yang Engkau bagikan padaku. Wahai Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih. Engkau adalah pelindungku di dunia dan di akhirat. Wafatkanlah aku dalam keadaan muslim dan gabungkanlah kami ke dalam orang-orang yang saleh. Ya Allah, janganlah Engkau biarkan di tempat kami ini suatu dosa pun kecuali Engkau ampunkan, tiada suatu kesusahan hati kecuali Engkau lapangkan, tiada suatu hajat keperluan kecuali Engkau penuhi dan mudahkan, maka mudahkanlah segenap urusan kami dan lapangkanlah dada kami, terangilah hati kami dan sudahilah semua amal perbuatan kami dengan amal yang saleh. Ya Allah, matikanlah kami dalam keadaan muslim dan masukkanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang saleh tanpa kenistaan dan fitnah.’’

*Dikutip dari Buku Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Jakarta, 1437 H/2016

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.