Berikut doa yang dibaca sewaktu kendaraan atau pesawat mulai bergerak.
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. اَللّهُ أَكْبَرُ اَللّهُ أَكْبَرُ اَللّهُ أَكْبَرُ.سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَلَنَا هذَا وَمَاكُنّا لَه مُقْرِنِيْنَ وَإِنَّا إِلى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ. اللّهُمَّ إِنَّا نَسْئَلُكَ فِى سَفَرِنَا هذَا البِرَّ وَالتَّقْوى وَمِنَ الْعَمَلِ مَاتَرْضى.اَللّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هذَا وَأَطْوِعَنَّا بُعْدَهُ.اللّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيْفَةُ فِى الْأَهْلِ. اَللّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ المَنْظَرِ وَسُوْءِ الْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَالْأَهْلِ وَالْوَلَدِ
Artinya: ’’Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Maha Suci Allah yang telah menggerakkan untuk kami kendaraan ini, padahal kami tiada kuasa menggerakkannya. Dan sesungguhnya kami pasti kepada Allah, kami pasti akan kembali. Ya Allah kami mohon kepada-Mu dalam perjalanan kami ini kebaikan dan takwa serta amal perbuatan yang Kau ridai. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkan jauhnya. Ya Allah Engkau yang menyertai dalam bepergian dan pelindung terhadap keluarga yang ditinggalkan. Ya Allah kami berlindung kepada-Mu dari kesukaran dalam bepergian, penglihatan yang buruk, kepulangan yang menyusahkan dalam hubungan dengan harta, keluarga, dan anak’’
*Dikutip dari Buku Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Jakarta, 1437 H/2016








