Sesampainya di kampung halaman dianjurkan melaksanakan shalat sunnah dua rakaat sebagai tanda Syukur telah kembali dengan selamat dan disunnahkan shalatnya di masjid yang ada di dekat rumah. Setelah selesai shalat dua rakaat, hendaknya berdoa:
اَلْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ نَصَرَنِيْ بِقَضَاءِ نُسُكِيْ وَحَفَظَنِيْ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ حَتَّى أَعُوْدَ إِلَى أَهْلِيْ. اللّهُمَّ بَارِكْ فِيْ حَيَاتِيْ بَعْدَ الْحَجِّ وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ
Artinya: ’’Segala puji bagi Allah yang telah memberikan pertolongan kepadaku dengan melaksanakan ibadah haji dan telah menjaga diriku dari kesulitan bepergian sehingga aku dapat kembali lagi kepada keluargaku. Ya Allah, berkahilah dalam hidupku setelah melaksanakan haji dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang saleh.’’
Kemudian berdoa:
اَللّهُ أَكْبَرُ اَللّهُ أَكْبَرُ اَللّهُ أَكْبَرُ لَاإِلهَ إِلَّا اللّهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ. لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ. ائِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ سَاجِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
Artinya: ’’Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan milik-Nya semua pujian dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Semoga kami termasuk orang-orang yang kembali, orang ahli tobat, orang ahli ibadah, ahli sujud, dan kepada Allah kami semua memuji. Allah Maha Menepati Janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan menghancurkan sendiri musuh-musuh-Nya.’’
Ketika tiba di rumah dan kembali berkumpul kembali dengan sanak saudara berdoa:
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. وَالْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ لَا يَمُوْتُ وَلَايَفُوْتُ أَبَدًا، نَحْمَدُكَ اَللّهُمَّ بِمَنَاسِكِنَا اَدَاءً، وَبِسُنَّةِ نَبِيِّكَ اِتِّبَاعًا تَوْبًا تَوْبًا تَوْبًا لِرَبِّكَ اَوْبًا لَايُغَادِرُ حَوْبًا. اَللّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِمَنِ اسْتَغْفَرْنَاهُ مِنْ أَهْلِ بَيْتِنَا وَإِخْوَانِنَا وَجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ يَاعَزِيْزُ يَاغَفَّارُ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Artinya:’’Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Segala puji hanya tertuju kepada Allah yang tidak akan pernah mati dan sirna selamanya. (Sesungguhnya) kami bertahmid kepada-Mu ya Allah dengan ibadah manasik (haji) kami yang telah kami selesaikan dan dengan Sunah Nabi-Mu yang telah kami jalani. Kami bertobat, kami bertobat, kami bertobat kepada Allah, kami mengharap tobat yang diterima, kami tidak akan mengulangi dosa-dosa lagi. Ya Allah, ampunilah kami dan orang-orang yang kami mintakan ampunan kepada-Mu dari ahli bait kami, saudara-saudara kami, dan segenap kaum muslimin dan muslimat, wahai Tuhan yang Maha Gagah dan Maha Pengampun dengan memohon rahmat-Mu wahai Zat yang Maha Pengasih.’’
*Dikutip dari Buku Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Jakarta, 1437 H/2016











