Hajidanumrah-Bulan Hijriah berganti. Dari Syawal ke Dzulqa’dah. Ya, hari ini Dzulqa’dah 1447 Hijriah tiba. ’’Awal Dzulqa’dah 1447 H bertepatan dengan Ahad Legi, 19 April 2026 (mulai malam Ahad), atas dasar rukyah,’’ kata poin kedua pengumuman Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) tentang awal Dzulqa’dah 1447 Hijriah nomor 137/PB.08/A.II.11.13/13/04/2026.
Dalam surat yang ditandatangani Ketua LF PBNU KH Sirril Wafa dan Sekretaris Asmu’i Mansur, tertanggal 18 April 2026, disebutkan, berdasarkan Surat Keputusan LF PBNU nomor 008/SK/LF-PBNU/VII/2024 lampiran butir 1 poin (h), LF PBNU mengumumkan, telah dilaporkan penyelenggaraan rukyatul hilal pada Sabtu Kliwon, 29 Syawal 1447 H/ 18 April 2026 Masehi.’’Terdapat beberapa lokasi yang melihat hilal,’’ bunyi poin pertama pengumuman tersebut, Ahad (19/4/2026) pagi.
Disebutkan juga dalam surat pengumuman tersebut bahwa jajaran LF Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Indonesia diharapkan bertindak aktif untuk menyebarluaskan pengumuman awal Dzulqa’dah 1447 H ini kepada warga Nahdlatul Ulama, khususnya jajaran pengurus di wilayah atau cabangnya masing-masing.
LF PBNU juga mengajak doa sebagai berikut ini:
اللهم إنا نسئلك خير هذاالشهر ونعوذبك من شر القدرومن شر المحشر
Artinya: ’’Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan bulan ini. Kami berlindung kepada-Mu dari buruknya takdir dan buruknya mahsyar.’’






