Jamaah Mulai Masuk Asrama Haji pada 10 April 2027

oleh -170 Dilihat
ILUSTRASI: Kemenhaj telah menetapkan rencana perjalanan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi. (Foto: Dok hajidanumrah.id)
banner 468x60

hajidanumrah.id-Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Teguh Dwi Nugroho mengatakan, Kemenhaj menetapkan rencana perjalanan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi. ’’Melalui keputusan ini, rangkaian perjalanan jamaah sejak masuk asrama haji, keberangkatan ke Arab Saudi, pelaksanaan puncak ibadah, hingga kepulangan ke tanah air memiliki jadwal yang menjadi acuan bagi penyelenggara dan pihak terkait,’’ ujarnya dalam siaran persnya.

 

banner 336x280

Pemerintah-DPR Sepakati BPIH 2027, Ini Kata Komnas Haji

Menurutnya, rencana perjalanan haji menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan setiap tahapan penyelenggaraan dipersiapkan secara terencana dan terkoordinasi.’’Penyelenggaraan haji merupakan kerja besar yang membutuhkan kesiapan sejak jauh hari. Jadwal perjalanan ini menjadi pedoman bagi seluruh pihak untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, dan pelayanan jamaah, sehingga setiap tahapan dapat berjalan tertib,” katanya di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Rencana perjalanan tersebut, lanjutnya, ditetapkan di Jakarta pada 29 September 2026 melalui Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tentang Rencana Perjalanan Haji Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi,.’’Berdasarkan keputusan itu, jamaah haji mulai masuk asrama pada 10 April 2027. Pemberangkatan gelombang pertama menuju Madinah dimulai pada 11 April 2027. Sedangkan gelombang kedua menuju Jeddah dimulai pada 26 April 2027,’’ katanya.

Diterangkan, masa operasional pemberangkatan berlangsung selama 30 hari, dengan masing-masing gelombang berlangsung selama 15 hari. Pemberangkatan gelombang pertama dari menuju Madinah berakhir pada 25 April 2027, sementara gelombang kedua menuju Jeddah berakhir pada 10 Mei 2027.

Jamaah dijadwalkan mulai bergerak dari Makkah menuju Arafah pada 14 Mei 2027. Wukuf di Arafah berlangsung pada 15 Mei 2027, disusul Idul Adha pada 16 Mei 2027 serta hari-hari Tasyrik pada 17-19 Mei 2027.

Usulan BPIH 2027, Upaya Tidak Menambah Beban Finansial Jamaah

Untuk pemulangan, gelombang pertama dari Makkah melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, menuju Indonesia dimulai pada 21 Mei 2027. Adapun pemulangan gelombang kedua dari Madinah melalui Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz dimulai pada 5 Juni 2027.

’’Masa operasional pemulangan berlangsung selama 30 hari, masing-masing 15 hari untuk setiap gelombang. Kedatangan jamaah gelombang pertama di Indonesia dijadwalkan mulai 21 Mei dan berakhir pada 4 Juni 2027. Adapun kedatangan jamaah gelombang kedua dimulai pada 5 Juni dan berakhir pada 20 Juni 2027,’’ terangnya.

Keputusan tersebut juga menetapkan rata-rata masa tinggal jamaah haji di Arab Saudi selama 38–40 hari.’’Yang perlu dipastikan bukan hanya jadwalnya tersedia, tetapi seluruh unsur penyelenggara memahami tahapan dan tanggung jawabnya. Setiap proses harus dipersiapkan dengan cermat karena menyangkut perjalanan ibadah dan keselamatan jamaah. Dengan ditetapkannya rencana perjalanan ini, persiapan penyelenggaraan haji 2027 memiliki acuan waktu yang jelas untuk mendukung koordinasi layanan sejak tanah air hingga Arab Saudi dan kembali ke Indonesia,’’ pungkasnya.

Respons Komnas Haji soal Usulan BPIH 2027

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.