Kenapa Jamaah dari Aceh Mendapat Dana Wakaf Baitul Asyi?

oleh -92 Dilihat
UANG TUNAI: Jamaah haji asal Aceh (kanan) menerima dana kompensasi wakaf Baitul Asyi. (Foto: Kemenhaj)
banner 468x60

hajidanumrah.id-Musim haji 1447 H/2026 M, para calon jamaah haji asal Aceh menerima dana kompensasi wakaf Baitul Asyi sebesar SAR 2 ribu atau sekitar Rp 9,2 juta per orang. Penyerahan dana secara simbolis dilakukan Nazir Waqaf Baitul Asyi Syekh Abdul Latif Muhammad Baltu di Jarwal, Makkah, Arab Saudi, Selasa (12/5/2026).

Dia menjelaskan, total dana yang dikucurkan tahun ini mencapai SAR 11,2 juta. Dana tersebut merupakan hasil pengelolaan aset wakaf peninggalan Habib Abdurrahman bin Alwi Al-Habsyi atau dikenal dengan Habib Bugak Asyi. ’’Wakaf ini dijaga oleh Allah dan Kerajaan Arab Saudi. Sebagai pihak yang diberi amanah, kami terus menyalurkan hak ini kepada mereka yang layak menerimanya, yakni warga Aceh yang datang berhaji,” ujarnya kepada Tim Media Center Haji (MCH) di Makkah, Selasa (12/5/2026).

banner 336x280

Pemberian dana tunai ini merupakan bentuk kompensasi atas pengelolaan aset hotel milik Baitul Asyi. Sesuai ikrar wakaf aslinya, jamaah haji asal Aceh berhak mendapatkan penginapan gratis di tanah wakaf tersebut. Namun, karena saat ini hotel-hotel tersebut disewakan kepada pihak lain secara komersial, keuntungan pengelolaannya dikembalikan kepada jamaah dalam bentuk uang tunai.’’Program pembagian uang tunai ini sudah berlangsung selama 11 tahun. Total akumulasi dana yang telah dibagikan selama periode tersebut mencapai lebih dari SAR 100 juta,” tambahnya, dilansir laman resmi Kemenhaj.

Perkuat Pencegahan Haji Nonprosedural, Ini yang Dilakukan Kemenhaj

Sekadar diketahui, wakaf Baitul Asyi diikrarkan Habib Bugak Asyi pada 1224 Hijriah (1809 Masehi) di hadapan Hakim Mahkamah Syariah Makkah. Saat ini, aset wakaf tersebut diperkirakan bernilai lebih dari SAR 200 juta atau sekitar Rp 5,2 triliun. Harta wakaf tersebut telah berkembang menjadi sejumlah aset strategis di sekitar Masjidilharam. Antara lain, Hotel Ajyad, gedung 25 lantai yang berjarak 500 meter dari Masjidilharam, dan Menara Ajyad, gedung 28 lantai yang berjarak 600 meter dari Masjidilharam. Kedua bangunan tersebut memiliki kapasitas tampung lebih dari 7 ribu orang dan dilengkapi fasilitas modern.

Sistem Antrean Haji Nasional Tetap Berjalan

Pada penyelenggaraan haji tahun ini, Aceh memberangkatkan 5.426 jamaah yang terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter). Mayoritas jamaah Aceh masuk dalam pemberangkatan gelombang kedua yang diterbangkan langsung dari Indonesia menuju Bandara King Abdulaziz, Jeddah, sebelum menuju ke Makkah.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.