Siagakan Pos Kesehatan hingga Sebar Ratusan Satgas Arafah

oleh -68 Dilihat
FASE PENTING: Tampak para jamaah berada di tenda. (Foto Kemenhaj)
banner 468x60

hajidanumrah.id-Memasuki hari ke-34 operasional penyelenggaraan ibadah haji, para jamaah Indonesia mulai bergerak menuju Arafah untuk wukuf. Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Maria Ulfa Assegaff mengatakan, pergerakan jamaah menuju Arafah dilaksanakan dalam tiga tahap. Pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 Waktu Arab Saudi (WAS). ’’Kami mengimbau seluruh jamaah tidak bergerak sendiri, tidak mendahului rombongan, dan selalu mematuhi arahan petugas kelompok terbang (kloter), sektor, maupun pembimbing ibadah agar seluruh proses berjalan tertib dan aman,” ujarnya di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Selain kesiapan teknis, Kemenhaj juga mengingatkan seluruh jamaah untuk menjaga kepatuhan terhadap ketentuan ihram selama menjalani rangkaian ibadah. ’’Bagi jemaah laki-laki, kami ingatkan agar tidak memakai pakaian berjahit yang membentuk anggota badan, tidak menutup kepala dengan penutup yang melekat seperti peci atau sorban, serta tidak menggunakan alas kaki yang menutupi mata kaki dan tumit,” katanya, dilansir laman resmi Kemenhaj.

banner 336x280

Doa Wukuf

Sedangkan bagi jamaah perempuan, lanjutnya, selama dalam keadaan ihram tidak diperkenankan menutup wajah dengan cadar maupun menggunakan sarung tangan.’’Seluruh jamaah juga harus menjaga diri dari larangan ihram lainnya,’’ imbuhnya.

Maria juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan selama fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang membutuhkan stamina tinggi dan mobilitas intensif. ’’Kami meminta seluruh jamaah untuk menjaga kondisi tubuh dengan istirahat cukup, makan teratur, memperbanyak minum air putih, serta menghindari aktivitas yang tidak perlu agar energi tetap terjaga selama puncak ibadah haji,” ucapnya.

Bergerak Bertahap, Berharap Jamaah Jaga Jamaah

Dia mengingatkan agar jamaah segera melapor jika mengalami gangguan kesehatan.’’Jangan memaksakan diri. Kami menyiagakan masing-masing satu Pos Kesehatan Indonesia di Arafah dan di Mina untuk memastikan layanan kesehatan dapat diberikan secara cepat dan optimal selama fase Armuzna,” terangnya.

Dan untuk mendukung kelancaran operasional, sebanyak 657 orang Satuan Tugas (Satgas) Arafah telah ditempatkan di berbagai titik layanan.’’Mereka terdiri atas petugas adhoc Arafah, koordinator markas, pengawas konsumsi, dan unsur layanan lainnya yang akan memastikan transportasi, akomodasi, konsumsi, kesehatan, bimbingan ibadah, hingga pelindungan jamaah berjalan maksimal,’’ jelasnya sembari mengajak seluruh jamaah untuk saling peduli dan saling membantu selama menjalani puncak ibadah haji.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.