Dari Banten, Muslimat NU Bacakan Surat kepada PBB

oleh -113 Dilihat
IMBAUAN: Pembacaan surat Muslimat NU kepada PBB di Aula Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma'mun, Sindangheula, Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (25/4/2026). (Foto: Mutho/Hajidanumrah)
banner 468x60

Hajidanumrah-Ketua Umum Dewan Pembina Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengatakan, keikhlasan selalu ditanamkan Muslimat NU sebagai ikhtiar menjaga negeri. ’’Rutin membaca shalawat, ini mohon kepada Allah, agar selalu ada kedamaian diri, keluarga, juga bangsa,’’ ujarnya pada Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat NU dan Halalbihalal di Aula Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, Sindangheula, Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (25/4/2026).

Selain itu, imbuhnya, ikhtiar lain yang dilakukan adalah menyerukan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).’’Melalui Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Ini agar selalu ada kedamaian di dunia,’’ jelasnya dalam kegiatan yang dilaksanakan Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Banten itu.

banner 336x280

Sedangkan Ketua PW Muslimat NU Banten yang juga Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan, rangkaian kegiatan harlah di antaranya diisi pemeriksaan dan pengobatan gratis serta ziarah ke Nyai Siti Sarah, salah seorang inisiator Muslimat.’’Selamat harlah, teriring doa semoga Allah selalu memberi kemudahan dalam berkhidmat untuk kemaslahatan umat,’’ katanya.

Kegiatan tersebut dihadiri ribuan orang. Di antaranya Ketua PP Muslimat NU yang juga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten Hafis Gunawan, Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah, dan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Serang Muhamad Robi. Ada juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten A Bazari Syam, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banten Wawan Wahyuddin, dan perwakilan sejumlah badan otonom NU di Banten.

Seperti diketahui, surat Muslimat NU kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dibacakan dalam bahasa Indonesia dan Inggris saat Tasyakuran Harlah ke-80 Muslimat NU dan Halalbihalal. Setelah selesai dibacakan surat diserahkan ke Khofifah dan Ketua PP Muslimat NU yang juga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi. Rencananya PP Muslimat NU akan mengirim tim ke PBB. Berikut isi lengkapnya.

Kepada

Yth. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) HE. Mr. António Guterres

 

Perihal: Himbauan untuk Menghentikan Perang dan Meuwujudkan Perdamaian di Seluruh Dunia

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sejahtera untuk kita semua.

 

Dalam semangat kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian dunia, kami dari Muslimat Nahdlatul Ulama Indonesia yang memiliki anggota sekitar 32 juta orang terdiri atas Pimpinan Wilayah di Provinsi, Pimpinan Cabang di Kabupaten/ kota serta Pimpinan Cabang Istimewa di berbagai negara menyampaikan keprihatinan mendalam atas berbagai konflik bersenjata yang masih terjadi di berbagai belahan dunia, yang telah menimbulkan penderitaan luar biasa bagi masyarakat sipil, khususnya perempuan dan anak-anak.

 


Muslimat NU Indonesia sebagai elemen strategis di Indonesia serta Nahdlatul Ulama menganggap penting dilaksanakannya prinsip maqashidusy syari’ah dalam membangun tatanan kehidupan bernegara dan bermasyarakat yang bertujuan untuk menjaga jiwa manusia (al-muhafazhah alan-nafs) dan menegaskan prinsip di dalam Pembukaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 bahwa bangsa Indonesia turut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

 


Muslimat NU juga mempertimbangkan Hasil Pertemuan Perempuan se-dunia tahun 1995 berupa Beijing Platform for Action melalui 12 bidang kritis, antara lain Perempuan dan Konflik Bersenjata, maka bangsa-bangsa dunia harus melindungi perempuan dan anak dalam situasi konflik dan meningkatkan partisipasi perempuan dalam perdamaian.

 

Sehubungan dengan hal tersebut, kami menyampaikan himbauan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai berikut:

 

  1. Mendorong penghentian segera atas konflik bersenjata di seluruh wilayah terdampak di seluruh dunia melalui gencatan senjata permanen secara adil dan berkelanjutan.
  2. Mengintensifkan upaya diplomasi damai dengan melibatkan seluruh pihak terkait guna mencapai solusi politik, ekonomi dan kedamaian yang berkeadilan dan bermartabat.
  3. Menjamin perlindungan maksimal bagi warga sipil, terutama perempuan, anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya dari segala bentuk kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia.
  4. Melindungi tenaga medis dan fasilitas kesehatan serta melindungi insan pendidikan dan fasilitas pendidikan agar dapat menjalankan tugas kemanusiaan tanpa ancaman, intimidasi, maupun serangan.
  5. Menjamin keselamatan jurnalis dan pekerja media, sehingga informasi yang objektif dan akurat tetap dapat disampaikan kepada dunia internasional.
  6. Memastikan akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, termasuk makanan, air bersih, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya bagi para korban konflik.
  7. Menegakkan hukum internasional dan prinsip hak asasi manusia, serta mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran yang terjadi di wilayah konflik.
  8. Mendorong peran aktif perempuan dalam proses perdamaian, sebagai bagian penting dalam menciptakan resolusi konflik yang inklusif dan berkelanjutan.
  9. Menginisiasi program rehabilitasi dan rekonstruksi pascakonflik, termasuk pemulihan psikososial bagi korban, khususnya perempuan dan anak-anak.

 


Demikian pernyataan dan imbauan ini kami sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen kami terhadap kemanusiaan dan perdamaian dunia.

 

Semoga upaya bersama ini dapat menghadirkan dunia yang lebih damai, adil, dan beradab.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

Pimpinan Pusat Muslimat NU

Hj. Khofifah Indar Parawansa          Hj. Arifah Choiri Fauzi

Ketua Umum Dewan Pembina        Ketua PP Muslimat NU

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.