Doa Tawaf Putaran Pertama hingga Ketujuh

oleh -41 Dilihat
ILUSTRASI: Denah Kakbah. (Foto: SS-DDMHU Kemenag)
banner 468x60

Doa putaran pertama, dibaca mulai dari rukun Hajar Aswad sampai Rukun Yamani:

 

banner 336x280

سُبْحَانَ اللّهِ وَالْحَمْدُ لِلّهِ وَلَا إِلهَ إِلَّااللّهُ وَاللّهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلى رَسُوْلِ اللّهِ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. اَللّهُمَّ إِيْمَانًا بِكَ وَتَصْدِيْقًا بِكِتَابِكَ وَوَفَاءً بِعَهْدِكَ وَاتِّبَاعًا لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. اَللّهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَالْمُعَافَاةَ الدَّائِمَةَ فِى الدِّيْنِ وَالدًُنْيَا وَالأخِرَةِ وَالْفَوْزَبِالجَنَّةِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ

 

Artinya: ’’Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, tiada daya (untuk memperoleh manfaat) dan tiada kemampuan (untuk menolak bahaya) kecuali dengan pertolongan Allah yang Maha Mulia dan Maha Agung. Shalawat dan salam bagi Rasulullah saw. Ya Allah, aku tawaf ini karena beriman kepada-Mu, membenarkan kitab-Mu, memenuhi janji-Mu, dan mengikuti sunnah Nabi-Mu, Muhammad saw. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ampunan, kesehatan, dan perlindungan yang kekal dalam menjalankan agama di dunia dan akhirat dan beruntung memperoleh surga dan terhindar dari siksa neraka.’’

Doa Tawaf

Pada setiap kali sampai di Rukun Yamani mengusap atau jika tidak mungkin mengangkat tangan tanpa dikecup sambil mengucapkan:

 

بِسْمِ اللّهِ اَللّهُ أَكْبَرُ

 

Artinya: ’’Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.’’

Di antara Rukun Yamani dan Rukun Hajar Aswad membaca:

رَبَّنَا اتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْأخِرَةِ حَسَنةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: ’’Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa neraka.’’

dapat ditambah:

وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ الْأَبْرَارِ يَاعَزِيْزُ يَاغَفَّارُ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Artinya: ’’Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang bebuat baik wahai Tuhan yang Maha Perkasa, Maha Pengampun, dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.’’

Doa putaran kedua, dibaca mulai dari Rukun Hajar Aswad sampai Rukun Yamani:

اَللّهُمَّ إنَّ هذَا الْبَيْتَ بَيْتُكَ وَالْحَرَمَ حَرَمُكَ وَالْأَمْنَ أَمْنُكَ وَالْعَبْدَ عَبْدُكَ وَأَنَا عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَهذَا مَقَامُ الْعَائِذِ بِكَ مِنَ النَّارِ.فَحَرِّمْ لُحُوْمَنَا وَبَشَرَتَنَا عَلَى النَّارِ. اللّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْنَا الإِيْمَانَ وَزَيِّنْهُ فِى قُلُوْبِنَا وَكَرِّهْ إِلَيْنَا الْكُفْرَ وَالْفُسُوْقَ وَالْعِصْيَانَ وَاجْعَلْنَا مِنَ الرَّاشِدِيْنَ. اللّهُمَّ قِنِيْ عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ.اللّهُمَّ ارْزُقْنِيَ الْجَنَّةَ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Artinya:’’Ya Allah, sesungguhnya Bait ini rumah-Mu, tanah mulia ini tanah-Mu, negeri aman ini negeri-Mu, hamba ini hamba-Mu, anak dari hamba-MU, dan tempat ini adalah tempat orang berlindung pada-Mu dari siksa neraka, maka haramkanlah daging dan kulit kami dari siksa neraka. Ya Allah, cintakanlah kami pada iman dan biarkanlah ia menghias hati kami, tanamkanlah kebencian pada diri kami pada perbuatan kufur, fasik, maksiat, dan durhaka, serta masukkanlah kami ini dalam golongan orang yang mendapat pentunjuk. Ya Allah, lindungilah aku dari azab-Mu di hari Engkau kelak membangkitkan hamba-hamba-Mu. Ya Allah, anugerahkan surga kepadaku tanpa hisab.’’

Di antara Rukun Yamani dan Rukun Hajar Aswad membaca:

 

رَبَّنَا اتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْأخِرَةِ حَسَنةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: ’’Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa neraka.’’

dapat ditambah:

وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ الْأَبْرَارِ يَاعَزِيْزُ يَاغَفَّارُ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Artinya: ’’Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang bebuat baik wahai Tuhan yang Maha Perkasa, Maha Pengampun, dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.’’

 

Doa putaran ketiga, dibaca dari Rukun Hajar Aswad sampai Rukun Yamani:

اَللّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنَ الشَّكِّ وَالشِّرْكِ وَالشِّقَاقِ وَالنِّفَاقِ وَسُوْءِ الْأَخْلَاقِ وَسُوْءِ المَنْظَرِ وَالْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَالْأَهْلِ وَالْوَلَدِ. اَللّهُمَّ إِنِّيْ اَسْئَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَاَعُوْذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ.اَللّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ فِتْنَةِ القَبْرِوَأَعُوْذُبِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

Artinya:’’Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari keraguan, syirik, percekcokan, kemunafikan, buruk budi pekerti dan penampilan, serta kepulangan yang jelek dalam hubungan dengan harta benda, keluarga, dan anak-anak. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu keridaan-Mu dan surga. Dan aku berlindung pada-Mu dari murka-Mu dan siksa neraka. Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari fitnah kubur, dan aku berlindung pada-Mu dari fitnah kehidupan dan derita kematian.’’

Di antara Rukun Yamani dan Rukun Hajar Aswad membaca:

 

رَبَّنَا اتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْأخِرَةِ حَسَنةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: ’’Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa neraka.’’

dapat ditambah:

وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ الْأَبْرَارِ يَاعَزِيْزُ يَاغَفَّارُ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Artinya: ’’Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang bebuat baik wahai Tuhan yang Maha Perkasa, Maha Pengampun, dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.’’

Doa putaran keempat, dibaca mulai dari Rukun Hajar Aswad dan Rukun Yamani:

اَللّهُمَّ اجْعَلْهُ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَسَعْيًا مَشْكُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا وَعَمَلًا صَالِحًا مَقْبُوْلًا وَتِجَارَةً لَنْ تَبُوْرَ. يَاعَالِمَ مَا فِى الصُّدُوْرِأَخْرْجْنِيْ يَا اللّهُ مِنَ الظُّلُمَاتِ إلىَ النُّوْرِ.اَللّهُمَّ إِنِّيْ اَسْئَلُكَ مُوْجِيْبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ وَالْغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالْفَوْزَ بِالْجَنَّةِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ. اَللّهُمَّ قَنِّعْنِيْ بِمَا رَزَقْتَنِيْ وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا أَعْطَيْتَنِيْ وَاخْلُفْ عَلَيَّ كُلَّ غَائِبَةٍ لِيْ مِنْكَ بِخَيْرٍ

Artinya:’’Ya Allah, karuniakanlah haji yang mabrur, sa’i yang diterima, dosa yang diampuni, amal saleh yang diterima, dan usaha yang tidak akan mengalami rugi. Wahai Tuhan yang Maha Mengetahui apa-apa yang terkandung dalam hati sanubari, keluarkanlah aku dari kegelapan ke cahaya yang terang benderang. Ya Allah, aku mohon kepada-Mu segala hal yang mendatangkan rahmat-Mu dan keteguhan ampunan-Mu, selamat dari segala dosa dan beruntung dengan mendapatkan berbagai kebaikan, beruntung memperoleh surga, terhindar dari siksa neraka. Tuhanku, puaskanlah aku dengan anugerah yang telah Engkau berikan, berkatilah untukku atas semua yang Engkau anugerahkan kepadaku dan gantilah apa-apa yang gaib dari pandanganku dengan Kebajikan dari-Mu.’’

Di antara Rukun Yamani dan Rukun Hajar Aswad membaca:

 

رَبَّنَا اتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْأخِرَةِ حَسَنةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: ’’Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa neraka.’

dapat ditambah:

وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ الْأَبْرَارِ يَاعَزِيْزُ يَاغَفَّارُ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Artinya: ’’Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang bebuat baik wahai Tuhan yang Maha Perkasa, Maha Pengampun, dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.’’

Doa putaran kelima, dibaca mulai dari Rukun Hajar Aswad sampai Rukun Yamani:

اَللّهُمَّ أَظِلَّنِيْ تَحْتَ ظِلِّ عَرْشِكَ يَوْمَ لَاظِلَّ إِلَّا ظِلُّكَ وَلَابَاقِيَ إِلَّاوَجْهُكَ وَاَسْقِنِيْ مِنْ حَوْضِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شُرْبَةً هَنِيْئَةً مَرِيْئَةً لَا أَظْمَأُ بَعْدَهَاأَبَدًا. اَللّهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَاسَئَلَكَ مِنْهُ نَبِيُّكَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَا اِسْتَعَاذَكَ نَبِيُّكَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. اللّهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ الجَنَّةَ وَنَعِيْمَهَا وَمَا يُقَرِّبُنِِيْ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْفِعْلٍ أَوْعَمَلٍ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْفِعْلٍ أَوْعَمَلٍ

Artinya: ’’Ya Allah, lindungilah aku di bawah naungan singgasana-Mu pada hari yang tidak ada naungan selain naungan-Mu dan tidak ada yang kekal kecuali Zat-Mu, dan berilah aku minuman dari telaga Nabi Muhammad saw dengan suatu minuman yang lezat, segar, dan nyaman, sesudah itu aku tidak akan haus untuk selamanya. Ya Allah, aku mohon pada-Mu kebaikan yang dimohonkan Nabi-Mu Muhammad saw dan aku berlindung pada-Mu dari kejahatan yang dimintakan perlindungan oleh Nabi-Mu Muhammad saw. Ya Allah, aku mohon pada-Mu surga serta nikmatnya dan apa pun yang dapat mendekatkan aku kepadanya baik ucapan maupun amal perbuatan dan aku berlindung pada-Mu dari neraka serta apa pun yang mendekatkan aku kepadanya baik ucapan ataupun amal perbuatan.’’

Di antara Rukun Yamani dan Rukun Hajar Aswad membaca:

 

رَبَّنَا اتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْأخِرَةِ حَسَنةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: ’’Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa neraka.’’

dapat ditambah:

وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ الْأَبْرَارِ يَاعَزِيْزُ يَاغَفَّارُ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Artinya: ’’Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang bebuat baik wahai Tuhan yang Maha Perkasa, Maha Pengampun, dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.’’

Doa putaran keenam, dibaca mulai dari Rukun Hajar Aswad sampai Rukun Yamani:

اَللّهُمَّ إِنَّ لَكَ عَلَيَّ حُقُوْقًا كَثِيْرَةً فِيْمَا بَيْنِيْ وَبَيْنَكَ وَحُقُوْقًا كَثِيْرَةً فِيْمَا بَيْنِيْ وَبَيْنَ خَلْقِكَ. اَللّهُمَّ مَاكَانَ لَكَ مِنْهَا فَاغْفِرْهُ لِيْ وَمَاكَانَ لِخَلْقِكَ فَتَحَمَّلْهُ عَنِّيْ وَأَغْنِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَبِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ يَاوَاسِعَ الْمَغْفِرَةِ. اَللّهُمَّ إِنَّ بَيْتَكَ عَظِيْمٌ وَوَجْهَكَ كَرِيْمٌ وَأَنْتَ يَا اللّهُ حَلِيْمٌ كَرِيْمٌ عَظِيْمٌ تُحِبَّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّيْ

Artinya: ’’Ya Allah sesungguhnya Engkau mempunyai hak kepadaku banyak sekali dalam hubunganku dengan Engkau. Dan Engkau juga mempunyai hak banyak sekali dalam hubunganku dengan makhluk-Mu. Ya Allah apa yang menjadi hak-Mu kepadaku, maka ampunilah diriku. Dan apa saja yang menjadi hak-Mu kepada makhluk-Mu, maka tanggunglah diriku, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal, terhindar dari yang haram, dengan taat kepada-Mu terhindar dari kemaksiatan, dan dengan anugerah-Mu terhindar dari mengharapkan orang lain selain dari pada-Mu, wahai Tuhan yang Maha Pengampun. Ya Allah, sesungguhnya rumah-Mu (Baitullah) ini agung, Zat-Mu pun Mulia, Engkau Maha Penyabar, Maha Pemurah, Maha Agung, yang sangat suka memberi ampun, maka ampunilah aku.’’

Di antara Rukun Yamani dan Rukun Hajar Aswad membaca:

رَبَّنَا اتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْأخِرَةِ حَسَنةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: ’’Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa neraka.’’

dapat ditambah:

وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ الْأَبْرَارِ يَاعَزِيْزُ يَاغَفَّارُ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Artinya: ’’Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang bebuat baik wahai Tuhan yang Maha Perkasa, Maha Pengampun, dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.’’

Doa putaran ketujuh, dibaca mulai dari Rukun Hajar Aswad sampai Rukun Yamani:

اَللّهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ إِيْمَانًا كَامِلًا وَيَقِيْنًا صَادِقًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَقَلْبًا خَاشِعًا وَلِسَانًا ذَاكِرًا وَحَلَالًا طَيِّبًا وَتَوْبَةً نَصُوْحًا وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَاحَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً بَعْدَ الْمَوْتِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ وَالْفَوْزَ بِالْجَنَّةِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ يَا عَزِيْزُ يَاغَفَّارُ. رَبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا وَاَلْحِقْنِيْ بِالصَّالِحِيْنَ

Artinya: ’’Ya Allah, aku mohon pada-Mu iman yang sempurna, keyakinan yang benar, rezeki yang luas, hati yang khusyuk, lidah yang selalu berdzikir (menyebut nama Allah), rezeki yang halal dan baik, tobat yang diterima dan tobat sebelum mati, ketenangan ketika mati, keampunan dan rahmat sesudah mati, keampunan ketika dihisab, keberuntungan memperoleh surga dan terhindar dari neraka dengan rahmat kasih sayang-Mu, wahai Tuhan yang Maha Perkasa dan Pengampun. Tuhanku, berilah aku tambahan ilmu pengetahuan dan gabungkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh.’’

Di antara Rukun Yamani dan Rukun Hajar Aswad membaca:

رَبَّنَا اتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْأخِرَةِ حَسَنةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: ’’Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa neraka.’’

dapat ditambah:

وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ الْأَبْرَارِ يَاعَزِيْزُ يَاغَفَّارُ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Artinya: ’’Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang bebuat baik wahai Tuhan yang Maha Perkasa, Maha Pengampun, dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.’’

 

 

*Dikutip dari Buku Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Jakarta, 1437 H/2016

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.