Jamaah Haji Khusus Kloter Perdana Berangkat, hingga Hari Ke-12, Tujuh Orang Meninggal

oleh -39 Dilihat
SEREMONIAL: Prosesi pelepasan jamaah haji khusus kloter pertama 1447 H/2026 M yang diselenggarakan PT Patuna Mekar Jaya, Jumat (1/5/2026). (Foto: Kemehaj)
banner 468x60

Hajidanumrah-Direktur Jenderal (Dirjen) Pelayanan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Ian Heriawan mengatakan, penyelenggaraan haji khusus harus tetap berorientasi pada kualitas layanan, perlindungan jamaah, serta kepatuhan terhadap regulasi. ’’Pelayanan kepada jamaah harus dijaga sejak proses keberangkatan, selama berada di Tanah Suci, hingga kembali ke Tanah Air,’’ ujarnya saat sambutan pada prosesi pelepasan jamaah haji khusus kelompok terbang (kloter) pertama 1447 H/2026 M yang diselenggarakan PT Patuna Mekar Jaya di Tangerang Selatan, Banten, Jumat (1/5/2026).

Perdana, Menhaj Lepas Jamaah Kloter Pertama Asal Embarkasi Jakarta-Pondok Gede

banner 336x280

Penyelenggaraan haji khusus, lanjutnya, harus menjadi contoh pelayanan yang optimal. Baik dari sisi fasilitas, pendampingan, maupun kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. ’’Semua pihak harus menjunjung tinggi profesionalisme dan tanggung jawab dalam melayani tamu-tamu Allah,” tuturnya seperti dilansir laman resmi Kemenhaj.

Sedangkan Direktur Utama Patuna Mekar Jaya Syam Resfiadi menyampaikan komitmen pihaknya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jamaah. ’’Dengan mengutamakan kenyamanan, keamanan, serta kekhusyukan dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ucapnya.

Seperti diketahui, sebanyak 39 jamaah haji khusus diberangkatkan dalam kloter perdana tersebut. Prosesi pelepasan diisi dengan kegiatan simbolis pelepasan dan serah terima jamaah.

Lepas Kloter Pertama Embarkasi Banten, Menhaj Pastikan Perlindungan dan Pelayanan Terbaik bagi Jamaah

Sementara itu, Kemenhaj menyampaikan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M pada hari ke-12. Kepala Biro Humas Kemenhaj Moh Hasan Afandi mengatakan, proses pemberangkatan, kedatangan, serta pergerakan jamaah dari Madinah menuju Makkah berlangsung tertib dan terkoordinasi. ’’Alhamdulillah, berdasarkan data hingga Jumat (1/5/2026), sebanyak 175 kloter dengan 68.082 jamaah dan 697 petugas kloter telah diberangkatkan ke Tanah Suci,” katanya.

Pergerakan jamaah dari Madinah menuju Makkah dilakukan secara bertahap dengan pengawalan petugas di seluruh titik layanan guna memastikan keselamatan dan kenyamanan. Kemenhaj juga menyampaikan duka cita atas wafatnya dua jamaah di Madinah. Siti Sri Rahayu Sanusi dari Kloter SOC-12 asal Kabupaten Pekalongan dan Endar Jaya Purwadi dari Kloter BPN-01 asal Kota Samarinda. Sehingga total jamaah wafat menjadi tujuh orang.

Ini Pesan untuk Kloter 5 Embarkasi Banten, 393 Jamaah asal Kabupaten Tangerang

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.